PNWP & KNPB

TANAH PAPUA

TPNPB - OPM

POLHUKAM

NASIONAL & INTERNASIONAL

Latest Post


Media papua edisi selasa, 21/oktoberr/2014. Lma (Lembaga Masyarakat Adat) papua barat maurids saiba,”
KESEJATAHAN LEBIH PANTAS DARI REFERENDUM”.
“Yang paling dibutuhkan  adalah kesejatrahan bukanya referendum. Masyarakat papua butuh bebas dari kemiskinan, kebodohan dan korupsi” senin(20/10) .
Menurutnya kesejahteraan merupakan hal yang paling dibutuhkan, sehingga ini menjadi agenda penting dalam setiap aspek dan golongan. Untuk itu, masyarakat diajak untuk bergandengan tangan dan menuntut kesejahteraan yang lebih baik. “Yang harus disikapi,bagaimana membangun partisipasi dalam menyuarakan kesejahtraan masyarakat adat, melalui kebiyakan pemerintah” terangnya.
Yang   dipertanyaannya adalah,sejak peper 1963 hingga kini usia  52 tahun  kami rakyat west papua diintegrasikan kedalam wilayah kesatuan republik indonesia karena kepentingan politik, NKRI dibawah kerja sama pihak asing amerika FT.FI belanda,dan bahakan  PBB. Sehingga harus dipertangung jawabkan oleh pihak tersebut.
Sebenarnya, apa pungsi dari LMA itu sendiri. Yang jelas menaugi,melindungi dan mengaspirasikan suara masyarakat itu sendiri kok,”aneh....beberapa bulan yang lalu masyarakat asli dan pendatang berkelai,korupsi,pembunuhan almarhum yohanes yohame,dan beberapa kasus lainnya di papua barat kok LMA duduk diam sekarang LMA mulai angkat taring tantang  KNPB.
KNPB NILAI HASIL PEPERA 69 CACAT HUKUM
Media Papua Edisi Rabu 22/10/2014.
KNPB wilayah manukwar ,Alexander nekenem,menyatakan,wilayah Papua Barat dalam NKRI, belum final/sah secara politik, maupun Hukum ,berdasarkan  hukum Internasional pasalnya, hasil PEPERA 1969 penuh manipulasi dan cacat hukum. Pemerintah Indonesia dinilai menduduki wilayah Papua secara ilegal. “selama kurang lebih 50 tahun ,Indonesia menyiksa dan membunuh kami (rakyat papua). Militer Indonesia telah menewaskan  lebih dari  500.000 orang papua,baik pria,wanita dan anak-anak,” selasa(21/10) Menurutnya, kekuasaan indonesia terhadap Papua Barat semata berdasarkan pada ancaman sehingga kemerdekaan(referendum) yang dituntut oleh rakyat papua,bukan soal kesejahtraan atau soal pembangunan( makan minum).melainkan kemerdekaan yang diinginkan adalah memisahkan diri dari NKRI.
Pelangaran HAM yang dilakukan pihak militer,yang hingga kini belum dituntaskan dengan baik. Alex jua menghimbau semua masyarakat pribumi papua barat,jika saat ini masalah Papua sudah masuk ke cacatan PBB.
Pada kesempatan yang sama,  alex menepis pernayaan ketua LMA provinsi papua barat,Maurids Saiba, seperti yang telah diutarakan oleh maurids pada edisi 21/10/2014.”kami sayangkan pernyataan itu,karena masalah papua tidak bisa dikaitkan dengan kesejahtaan atau pembangunan. Papua sudah kaya secara alamia dan oleh karena itu referendum adalah solusinya,” ujarnya ditambahkan ,LMA  sebagai salah satu lembaga yang menerima dana otsus sehingga jangan menyalagunakan kewenagan yang dipercayakan.

LMA MEMINTA KAPOLRES MANOKWARI UNTUK MENANGKAP DAN MENINDAK TEGAS KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB).
Media papua edisi kamis 23/10/2014. Manokwar,  Ketua  LMA Papua Barat, Maurids Saiba , Alasannya ,KNPB dinilai berupaya menghasut dan memprovokasi masyarakat dengan isu referendum yang tidak pasti.
Tidak hanya itu,LMA PB juga mendesak KNPB untuk angkat kaki dari Papua Barat jika kehadirannya hanya untuk mengacaukan situasi di wilayah Papua Barat. Dalam jumpa pers yang digelar rabu (22/10),Maurids mengak,pihaknya akan mencari tahu keberadaan KNPB di manokwari. Jika hadir demi kepentingan pekerjaan diharapkan melakukan  hal-hal yang  baik. Sebaliknya ,jika melakukan hal  yang kurang baik ,sebaiknya angkat kaki dari Papua Barat. “jangan provokasi masyarakat dengan isu referendum karrena belum ada  indikator  yang yang tepat. Hal ini justru akan merusak harkat dan martabat orang papua.” Tegasnya.
Jika ada hal lain yang hendak disampaikan,kami akan undang untuk bertatap muka,” sebutnya sembari menambahkan KNPB tidak memiliki parameter untuk menolak kesejahtaan dan meminta referendum.
LMA PB MINTA POLISI TANGKAP KETUA KNPB
Media cetak : Cahaya Papua  edisi kamis 23/10/2014. Kamis 23 oktober 2014.
Manokwari ketua lembaga masyarakat adat (LMA) propinsi papua barat Maurits Saiba menuntut polres Manokwari menangkap,  Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari beserta Anggotanya. LMA menilai KNPB di Manokwari kerap menjadi kekacauan  dan mempengaruhi Masyarakat Pribumi papua barat untuk mendukung referendum sebagai jalan menuju kemerdekaan bangsa papua barat.
KNPB Wilayah Manokwari diharapkan tidak membicarakan kemerdekaan di papua barat. Ini  wilayah teritorial adat Doberai dan Domberai yang masuk wilayah LMA Papua Barat “ kata saiba kepada wartawan dalam Jumpa Pers di kantor LMA PB di Manokwari kemarin Rabu 22 Oktober 2014. Dalam Perpektif LMA, Tuntutan REFERENDUM dan aksi Anarkis bisa mencederai undang-undang. Selain itu LMA berpendapat bahwa kebutuhan rakyat papua saat ini adalah kehidupan yang sejahtra agar generasi muda tidak mengalami ketertinggalan. Katanya lagi. (NTI)






Kegiatan aksi Pada hari senin, 13 Oktober 2004 di Manokwari mulai star dari sekretariat KNPB Mnukwar ,Dengan alamat jalur gaza amban manokwari menuju ke jalan raya utama  Amban- Kota Manokwari, Mulai star dari sekretariat KNPB Mnukwar pada Jam.08.30 wp pagi diawali dengan doa disekretariat  dan mulai menuju ke Jalan Raya Utama depan Kampus Universitas Negeri Papua (UNIPA)  yang merupakan titik kumpul, Tibah di titik kumpul pada jam 09.04 wp, setelah setibah disana orator sedang dalam orisi –orasi politik secara bergantian oleh orator-orator yang ditunjuk  sebelumnya, sementara orasi-orasi masa aksi mulai berdatangan  sementara dalam masa aksi berkumpul dan sedang orasi datanglah Kepolisian (POLSEK) Amban Manokwari bersama anggotanya pada pada jam 10.12 wp, Kapolsek Amban mengunakan satu Mobil Polisi Datang titik kumpul masa aksi, setelah satu menit kemudian datang lagi tiga anggota polisi mengunakan satu mobil,  saat kedatangan KAPOLSEK Amban masa  terus orasi-orasi oleh  orator KNPB Wilayah Mnukwar, setelah pukul 10.24 wp terjadi negosiasi antara negosiator dari KNPB Yoram Magai dengan Polisi          pada prinsipnya kepolisian melarang keras  aksi KNPB Wilayah Mnukwar untuk Turun Jalan atau Long Mark  pada hari  ini senin 13 Oktober 2014,
Setelah tibah di titik kumpul amban pohon beringin depan kampus unipa, ada dua pihak yang merupakan pihak ketiga yang siap untuk mengacaukan aksi KNPB Mnukwar sempat mencobah mengacaukan sehingga polisi yang siap dengan perlengkapan alat perang sempat masuk dalam barisan Masa akasi KNPB Wilayah Mnukwar namun ada salah satu keamanan dari KNPB sempat membatasi sehingga pihak ketiga dan polisi yang siap kepung masuk itu menjadi menaan diri ini video kejadian tersebut  disini: https://www.youtube.com



















Info Free West Papua Campaign: Benny Wenda dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perda...: Kampanye Papua Barat Merdeka sangat senang mengumumkan bahwa untuk tahun kedua berturut-turut, pendiri Kampanye Papua Merdeka Barat Benny...



September 30, 2014




Joe Natuman, Perdana Menteri Vanuatu, berbicara di PBB tentang pemimpin Papua Barat Dr John Ondawame
Pemimpin Papua Barat John Ondawame ingat di PBB
Sejarah hari ini dibuat di PBB sebagai Perdana Menteri Republik Vanuatu, Yang Mulia, Bapak Joe Natuman ditujukan Majelis Umum dan diperhatikan penghormatan kepada Dr John Ondawame, pemimpin kemerdekaan rakyat Papua Barat, yang meninggal awal bulan ini. Perdana Menteri dapat dilihat berbicara tentang Dr Ondawame di PBB dalam sebuah video dari 23 menit di sini
Dalam pidatonya ia berbicara 'ancaman eksistensial yang dihadapi oleh pulau-pulau Pasifik dan berkaitan dengan penentuan nasib sendiri, Perdana Menteri memberi penghormatan pindah ke Dr Ondawame.
Dia berkata: "Mr Ketua, saya tidak bisa tutup bagian pidato saya tanpa membayar upeti kepada almarhum Dr John Ondawame, pejuang kemerdekaan dari Papua Barat yang meninggal bulan lalu, sementara di pengasingan di negara saya. Ia dimakamkan di negara saya sebagai pahlawan yang telah berjuang untuk hak untuk menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua Barat. Dia bermimpi bahwa suatu hari PBB dan semua negara yang mendukung dan mempromosikan prinsip-prinsip demokrasi akan mendengar tangisan mereka dan memberikan janji-janji untuk masa depan yang ditentukan sendiri. Saat upacara penguburan, saya menyatakan bahwa perjuangannya untuk kebebasan dan keadilan akan terus menjadi perjuangan kita sampai kolonialisme diberantas. "
Ini adalah pidato yang sangat menyentuh bagi semua orang Papua Barat, yang juga terus berjuang dengan visi yang sama dengan Dr John Ondawame untuk Papua Barat yang bebas dan mandiri.
Dr Ondawame telah menerima upeti dari seluruh dunia untuk bekerja hidupnya dalam memperoleh dukungan untuk kebebasan rakyatnya dan sangat pas bahwa mimpinya itu juga diakui oleh masyarakat internasional di tingkat PBB juga.
Ini adalah ketiga kalinya Perdana Menteri Vanuatu telah berbicara tentang perjuangan Papua Merdeka Barat di PBB dan pidato ini telah meningkatkan kepercayaan luar biasa dan kepercayaan rakyat Papua Barat dengan Republik Vanuatu, yang selalu tetap kokoh dalam mendukung penentuan nasib sendiri dan kebebasan untuk Papua Barat.
Sebuah pesan terima kasih
Kampanye Papua Merdeka Barat ingin memberikan berkat terdalam dan terima kasih kepada Yang Mulia, Bapak Joe Natuman dan Republik Vanuatu untuk ini upeti-benar luar biasa dan mulia dengan besar Dr John Ondawame, pahlawan sejati dari rakyat Papua Barat. Kami tetap sangat didorong pada advokasi yang luar biasa ditampilkan untuk menentukan nasib sendiri yang sejati bagi rakyat Papua Barat dari Vanuatu dan sangat berterima kasih untuk ini demonstrasi terbaru dari dukungan di PBB.

Gratis pendiri Kampanye Papua Barat Benny Wenda pertemuan dengan John Ondawame dan Andy Ayamiseba di Vanuatu
Hal ini kami perusahaan harapan dan keyakinan bahwa dengan komitmen yang berkelanjutan dari pemerintah Vanuatu dan negara-negara lain di seluruh dunia, orang-orang Papua Barat akhirnya akan memiliki hak dasar mereka untuk menentukan nasib sendiri terpenuhi dan akan akhirnya hidup damai di mereka negara sendiri.
Terima kasih Perdana Menteri sangat Joe Natuman untuk sebuah pidato terhormat dalam pengakuan dan penghormatan dari Dr John Ondawame dan cita-cita dirinya dan rakyatnya untuk Papua Merdeka Barat. sumber: free west papua kampaign

ARTIKEL & OPINI